Penyusun : Amel
Di mana-mana dapat ditemui tumpukan-tumpukan sampah di lingkungan masyarakat, di lingkungan keluarga, bahkan di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi contoh terhadap lingkungan umum, malah menjadi sekolah yang penuh dengan sampah.
Yayasan Mambaul Ulum, sebuah sekolah yang dulunya indah nan asri, sekarang telah dipenuhi dengan sampah. Sampah bertebaran di mana-mana, di belakang sekolah, di taman sekolah yang seharusnya menjadi model keindahan sekolah, dan bahkan di bawah bangku-bangku siswa/i dipenuhi dengan sampah. Hal sembrono tersebut terjadi oleh banyak faktor, baik faktor dari luar siswa maupun faktor dalam diri siswa. Adapun faktor utama penyebab hal ini adalah rendahnya atau minimnya pengetahuan siswa tentang bahaya sampah, di mana para siswa menganggap sampah adalah hal yang sepele dan apabila tidak ditanggulangi tidak berakibat apa-apa, meskipun sesungguhnya sampah adalah musuh besar bumi yang dapat merusak bumi dan makhluk hidup yang ada di dalamnya.
Kedisiplinan dan kepatuhan dalam hal membuang sampah pun tidak terlaksana lagi dalam lingkungan sekolah. Bahkan, hukuman bagi yang membuang sampah secara sembarangan kurang dilaksanakan.
Hal ini sebenarnya dan realitasnya karena tidak adanya atau kurangnya pantauan dan bimbingan dari guru akan hal yang dianggap sepele ini, yang berhubungan langsung dengan minat siswa yang sangat minim dalam penanggulangan sampah, yang sebenarnya apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat berdampak positif bagi kehidupan umum.